Social Icons

Friday, May 25, 2012

Kehidupan Kampus dan Dunia Kerja

well...sudah sadar dari dulu, saya kurang dan bahkan tidak punya perhatian terhadap blog ini. Sempat suatu saat punya keinginan untuk menulis, tapi pikir2 tulisan apa yang menarik untuk ditulis dengan harapan bisa jadi booming atau artikel yang bermanfaat tapi terlalu lama dipikir - pikir malah gagal nulis. Kelamaan pikir tanpa action malah gagal. Dan akhirnya malam ini ga usah banyak pertimbangan, membuat kerangka tulisan, dan ada ide segar serta memang ada cerita yang ingin di share langsung saja menulis kembali di blog ini.

Hmm...sebenarny sudah banyak yang berubah dari terakhir kali saya memosting di blog ini. Dari status saya yang dahulu masih menjadi mahasiswa dengan penuh idealisme hingga kini yang menjadi sebuah "kuli" dari industri oil & gas di Indonesia. Pastinya ada juga yang berubah dari bagaimana cara saya berpikir yang mungkin akan terlihat jelas pada cerita saya di artikel ini.




Pada liburan saya terakhir dari kerja, seperti biasa saya kembali ke Jakarta, tempat saya lahir, berkembang dan juga tempat paling berkesan dengan orang - orang didalamnya. Kebetulan saat itu saya diundang menjadi pembicara di kampus (akhirnya kembali ke kampus dan melihat wajah segar yang penuh dengan semangat) untuk sebuah acara membahas tentang dunia oil  gas. Awalnya memang tidak tahu target atau cerita apa yang diinginkan dari saya untuk dibagi ke teman - teman kampus, hingga 1 jam sebelum acara dimulai baru saya ketahui ternyata ada beberapa hal yang saya rasa ingin saya sampaikan. 

Sama seperti pandangan saya ketika kuliah, bahwa dunia kerja terutama oil & gas adalah bidang yang paling menarik untuk dimasuki. Dengan berbagain alasan, tapi alasan terbesar adalah masalah kesejahteraan yang memang paling menarik untuk didapat. Dan saya rasa salah satu target yang ingin didapat dari teman - teman kampus ini adalah bagaimana pengalaman yang didapat di dunia oil & gas dan faktor - faktor apa yang dibutuhkan untuk masuk dalam dunia ini. Pertanyaan yang memang saya butuhkna ketika dulu masih menjabat sebagai mahasiswa dan saya yakin momen spesial itu memang perlu untuk membuka wawasan.

Akhirnya tulisan ini harus saya tutup (walau terkesan nanggung), karena keterbatasan mood untuk menulis ditambah perut yang semakin keroncongan. Tapi setidaknya saya kembali menghidupkan blog ini.... sebuah perayaan bagi seorang individu.

1 comment:

Rony Wijaya said...

mampir ke blognya ipul :shakehand