Social Icons

Saturday, December 26, 2009

Commencement address by Steve Jobs at STANFORD University : 'You've got to find what you love'

Great Commencement Address by Steve Jobs, the CEO of Apple Computer and Pixar Animation Studios. It motivated us to rethinking again what we have done and what we want to do in our life. Enjoy it and be a better human in this life.


VERY MOTIVATING & INSPIRING ^_^

Akhmad Syaiful Hidayat
http://akhmadsyaiful.blogspot.com/

==========================================================================
I am honored to be with you today at your commencement from one of the finest universities in the world. I never graduated from college. Truth be told, this is the closest I've ever gotten to a college graduation. Today I want to tell you three stories from my life. That's it. No big deal. Just three stories.

Monday, December 21, 2009

Sodegaura Terminal Trip of Tokyo City Gas System


The third Factory Study Tour (FST) was held on December 8th, 2009. In this trip we were went to the Sodegaura Terminal which one of the Gas terminal in Tokyo City Gas system. The Sodegaura terminal is actually located in Tokyo bay the sea side of Chiba Prefecture and operating for the Liquefied Natural Gas (LNG) receiving terminal. This trip was ran with aims to gave basic understanding about gas system in Tokyo as well as the basic knowledge about LNG itself for the participants.
In Japan, LNG is one of the most important primary energy in many sectors, such as industries, transportations and houses. For industries, the gas is used to be one of the main energy for industries operation as well as for electric generation besides oil, and coal. On the transport section several cars and buses were built to use LNG as their fuel. Meanwhile, for houses the gas has various functions from cooking, water heater, floor heater, and so on.

Wednesday, December 16, 2009

Dasar Kekuatan Industri Jepang : 7 Nilai Utama *


Masyarakyat Indonesia pasti sudah familiar dengan beberapa brand seperti Toshiba, Panasonic, Toyota, dan Honda yang merupakan brand ternama untuk peralatan - peralatan elektronik seperti televisi dan notebook, serta kendaraan bermotor seperti mobil dan motor. Mereka merupakan perusahaan - perusahaan negeri “sakura” Jepang yang saat ini menjadi lambang perusahaan negara dengan bertumpu pada kekuatan teknologi. Kemampuan mereka dalam bidangnya tidak hanya dikenal di dalam negeri namun juga hampir di seluruh dunia. Oleh karenanya saat ini mereka menjadi barometer perkembangan industri dunia dan berada pada jajaran atas perusahaan di bidangnya.

Kondisi ini mengindikasikan adanya faktor - faktor atau nilai - nilai yang serupa dan fundamental dijalankan oleh perusahaan – perusahaan Jepang yang mampu menjadi sistem dan manajemen perusahaan yang kuat. Dalam banyak kajian, konsep dan strategi manajemen perusahaan – perusahaan Jepang sudah banyak dibahas dan dijadikan referensi seperti konsep Total Quality Management (TQM) yang dijalankan oleh Toyota. Namun, konsep ini pasti didukung oleh nilai – nilai utama yang dilaksanakan secara konsisten dan mengakar serta menjadi pola kerja perusahaan. Nilai - nilai inilah yang sejatinya menjadi faktor keberhasilan dan ketangguhan perusahaan Jepang untuk bersaing di pasar internasional.

Friday, December 11, 2009

Looking Closer to the Leader of Tires Manufacture: Bridgestone Company


Tires become one of the important parts in a car and other vehicles due to its main function to keep them on the ground. While keep the car on the ground, it also has another function that very important such as to control the direction of the car, make progressive acceleration and breaking, reduce for over vibration, and etc. All of these great functions of tires are only obtained by a small area of tire that has the same size as a box of tissue paper. 

In correspond with this, on the November 10 we, students who took the Factory Study Tour (FST) class, are gone to the Bridgestone Company as the second trip in this semester. It takes approximately 1 and a half hours to travel using bus from O-okayama campus. Along the journey we were saw some companies and industries in Japan that located near with Bridgestone Company. One of these companies was TOSHIBA which I hope to visit it for the next trip.

Sunday, October 25, 2009

Factory Study Tour - Life Safety Learning Center, Tokyo - Japan



My first experience of Factory Study Tour class was visited Honjo Boikan (Life Safety Learning Center) in Tokyo. This place was established with aims to strengthening people from disaster that can come up anytime and anywhere. It took about one hour from O-okayama campus to this place and along the trip we can saw some good spots around Tokyo. The first activities after we arrived in this place were watched a 3D movie that explain about disaster and explanation for safety action. After that we were divided into several groups consist of 15 people each group to follow another activities and did some simulation.

Friday, October 9, 2009

Welcome in Japan (よこそ)

Wah ndak terasa sudah 2 minggu saya menginjakkan kaki di negeri orang, meninggalkan negara yang dicintai untuk sementara dan baru sekarang bisa publish pengalaman mengenai perjalanan dan pertama kali mendaratkan kaki (seperti kayak Neil Amstrong aja) di Jepang. Jadi ini dia pengalaman mengenai awal kedatangan dan perjalanan saya ke Jepang ^_^

Berangkat dari Indonesia pukul 18.00 WIB dan sampai di Jepang pada pukul 07.40 (waktu Jepang) dan alhamdulillah sampai dengan selamat. Berangkat dari Jakarta dengan menggunakan Malaysia Airlines dan transit dahulu di Kuala Lumpur sebelum lanjut ke Jepang (Narita). Baru pertama kali naik di atas pesawat lebih dari 12 jam, waktu terlama tidak menginjakkan kaki di daratan. Subhanallah akhirnya salah satu impian untuk bisa mampir ke negeri sakura dapat tercapai juga

Thursday, October 8, 2009

Mulai Memasak : Capcay Alakadut



Dengan Bangga mempersembahkan :

-----------------------------------------------------
CAPCAY ALAKADUT
-----------------------------------------------------

Tuesday, October 6, 2009

Langkah Awal

kutuliskan rasaku dalam butiran kata kata yang tak bertuan
mengalun dalam gemercak kata kata yang tak beraturan
tanpa rima, tanpa nada, hanya sekedar kata tak bertepian
mengalun bagai sebuah nyanyian dalam dawai keheningan

yang pasti adalah ketidak pastian
termasuk dalam fasa hidup hamba sekarang
tidak lah lebih baik atau lebih buruk
namun menjadi hambar tanpa bentuk

perlu sebuah kajian agar tak tenggelam seluruh
karena lumpur dapat semakin pekat membunuh
mematikan tanpa gertakan terlebih dahulu
dan tersadar ketika akibat pun menyentuh

kesempurnaan bukanlah milik pribadi
namun miliki si punya hakiki
karenanya diciptakan waktu untuk memperbaiki
yang sering terlena terkhianati

langkah awal harus segera dibentuk
karena tanpa langkah awal tak akan sempurna langkah akhir
karena langkah awal merupakan penentu
dan karena langkah awal kan sempurnakan kegemilangan

kuucapkan kata terdahsyat
semoga menjadi pendobrak dan awal langkah kemenangan
dan ketika hari bergulir dan masa semakin dekat
kan kutemukan gambarku dalam kuadran ITU

dan sekarang akan mula langkah itu

*tanpa rima, tanpa nada, dengan makna

-- A.S.H --

Monday, September 14, 2009

Indonesia

Sekedar mencoba aplikasi dari Google Picassa untuk dapat mengupload file
Posted by Picasa

Sunday, September 6, 2009

Berkaca Terhadap Tujuan

Mari kita mulai artikel ini dengan sebuah cerita. Suatu ketika ada seorang pria, kita anggap Bapak B, sedang pulang setelah berpergian jauh. Pada saat ia pulang ke rumah, ia teringat akan janjinya untuk menghadiri sebuah acara penting. Bergegas setelah itu, Bapak B langsung membasahi dirinya untuk mandi dan berbenah diri sebelum pergi. Ketika hendak mencari baju yang akan digunakan, dia berjalan menuju ke arah lemari pakaian di kamarnya. Sayang ketika hendak dibuka, lemari tersebut terkunci sehingga dia harus mencari kunci untuk membuka lemari tersebut.
Detik berganti dan menit pun ikut berganti, ternyata setelah sekian lama mencari kesana kemari kunci tersebut tidak berhasil ditemukan. Lalu pikiran lain muncul, Bapak B berusaha mencari pahat untuk dapat mencongkel lemari tersebut dan mengambil baju didalamya. Karena tidak pernah menggunakan pahat, Bapak B tidak tahu dimana letak pahat itu berada sehingga dicari pembantunya yang menyimpan pahat tersebut. Tapi ternyata pembantu tersebut tidak ada di rumah.
Semakin jengkel Bapak B dengan kondisi ini, karena ia tidak bertemu dengan pembantunya dan tidak dapat menemukan pahat untuk mencongkel lemari dan mengambil baju. Dengan amarah yang mulai hadir (dikarenakan tekanan, emosi dan kelelahan) Bapak B menanyakan perihal keberadaan pembantunya pada pembantu sebelah rumah. Titik terang pun ditemukan, pembantu sebelah mengatakan bahwa pembantu Bapak B sedang ada di sebuah warung dekat rumah.
Bergegas Bapak B mendekati warung tesebut dengan tujuan untuk mencari sang pembantu sehingga dapat menemukan pahat yang akan digunakan untuk mencongkel lemari dan mengambil baju. Setelah bertemu dengan pembantunya tersebut, Bapak B bertanya "dimana kau simpan pahat di rumah?", diberikan pertanyaan seperti itu sang pembantu menjawab "ada pak,,tapi untuk apa?" yang kemudian di jawab lagi oleh Bapak B "untuk mencongkel lemari!!!". Mendengar jawaban tersebut sang pembantu malah bertanya balik pada Bapak B "hmm..kalau untuk mencongkel pakai linggis pun bisa pak, dan lebih praktis". Mendengar jawaban yang "nyeleneh" dari sang pembantu, tingkat emosi Bapak B kembali naik, namun ia sadar bahwa perkataan sang pembantu memang benar , kemudian Bapak B berkata "okelah kalau begitu, mari congkel lemari tersebut". Mendengar kata "mencongkel lemari" sang pembantu kembali bertanya "kenapa dicongkel pak lemarinya?kan ada kuncinya" dengan lugas Bapak B menjawab "kalau ada kuncinya tentu saya tidak akan mencoba tuk mencongkel lemari tersebut, saya cari tidak ketemu dari tadi". Sang pembantu berpikir sejenak "oooo..jadi untuk membuka lemari,, lemari yang mana pak?", "lemari yang ada di kamar saya" tukas Bapak B. Sang pembantu pun membalas "ooo..kalau lemari yang ada di kamar bapak tersebut kuncinya memang hilang pak, sudah lama. Sehingga memang tidak bisa dibuka dan isinya kosong. Untuk pakaiannya saya pindahkan ke lain tempat di luar lemari tersebut" mendengar jawaban tersebut Bapak B tertegun dan kaget. Setelah itu dia berpikir "Mengapa saya harus mencari kunci, pahat, dan pembantu saya untuk dapat mengambil baju?padahal tujuan saya jelas untuk mengambil baju yang masih bersih sedangkan pada tas yang saya bawa ada beberapa stel pakain yang masih bersih."

Berkaca akan cerita tersebut, ada hal yang menarik dan patut dipelajari. Bagaimana tujuan awal Bapak B untuk mencari baju terbiaskan oleh tujuan lain. Padahal jika Bapak B fokus terhadap sasaran atau tujuan awal, akan terbuka banyak pillihan baginya untuk mendapatkan baju yang dapat dia kenakan. Bisa saja baju yang ada pada tas yang dia bawa atau mungkin meminjam milik pembantunya. Namun yang terjadi adalah adanya pembiasan sasaran awal menjadi sasaran perantara dan dianggap sebagai tujuan akhir.
Pelajaran inilah yang semoga bisa menjadi masukan bagi kita semua, bahwa bisa jadi sasaran atau tujuan yang kita jalani saat ini adalah tujuan perantara bukan tujuan akhir yang ingin kita capai. Dan salah satu solusinya adalah bagaiamana kita dapat meninjau kembali dan berpikir ulang agar tujuan tersebut tidak terbiaskan.
Selamat bagi yang telah memiliki tujuan (baik jangka panjang atau pendek), karena tanpa tujuan hidup akan statis dan tak ada perbaikan. Namun ingat lakukan instropkesi dan pengkajian ulang akan proses dalam mencapai tujuan ini, apakah sudah benar atau merupakan tujuan yang terbiaskan.
*story by : Budi Matindas


-- A.S.H --

Monday, August 17, 2009

Notes for Sabid Badiawan

Merupakan suatu hal yang belum pernah dibayangkan sebelumnya ketika pertama kali penulis menginjakkan kaki ini di platform (bagi yang belum mengetahui platform, platform adalah tempat dimana sumur minyak berada dan diproses, dan untuk kasus ini terdapat di offshore). Cukup kaget juga ketika mengetahui sistem kerja yang ada di dalamnya dan bagaimana pengaturan SDM nya. Karena tuntutan untuk dapat melaksanakan proses produksi secara terus menerus tanpa ada periode terhenti, maka pengaturan SDM sangat dibutuhkan, sehingga penjadwalan kerja SDM (pembagian shift kerja) mutlak diperlukan.

Sebagai gambaran awalnya, proses produksi yang ada pada platform memang memiliki SOP agar dapat bekerja secara terus menerus dan kinerjanya konsisten. Proses ini mutlak diperlukan karena kesalahan kecil yang terjadi pada sistem dapat mengakibatkan kematian atau setidaknya loss yang besar bagi perusahaan. Sehingga untuk tiap personnel yang ada didalamnya, harus selalu waspada apabila sewaktu waktu terjadi permasalahan pada sistem. Tuntutan kerja dan tingkat kewaspadaan yang tinggi ini akan menjadi makanan sehari hari bagi tiap pekerja selama shift mereka bekerja (1 shift berjumlah 2 minggu hari kerja). Sehingga tak heran apabila menyangkut masalah penghasilan mereka akan memiliki jumlah nominal cukup tinggi.

Dengan tuntutan kerja dan penghasilan yang tinggi, memberikan gambaran awal penulis tentang kesibukan yang amat padat dan terkesan monoton bagi para pekerjanya (karena bekerja pada ruang lingkup yang relatif kecil, seukuran dengan lapangan futsal). Gambaran tersebut benar benar semakin penulis rasakan pada saat awal memulai kegiatan di platform. Dimana luas kamar yang tak lebih dari 3 kali 1,5 meter tiap kamarnya dan harus diisi oleh 2 orang memberikan kesan "padat" untuk kamar yang penulis gunakan. Selain itu jumlah jam kerja selama 12 jam sehari juga mengindikasikan bahwa terdapat tingkat kesibukan yang cukup tinggi di dalam platform. Sehingga yang terbayangkan kemudian adalah orang orang disini akan memiliki pola pikir, selesai bekerja mereka akan beristirahat untuk dapat menlanjutkan pada hari esoknya.

Namun setelah selesai melakukan adaptasi ternyata gambaran tersebut lambat laun semakin memudar. Ternyata tidak semua gambaran awal tersebut benar adanya. Bahkan semakin lama mengenal keadaan yang ada, ternyata kehidupan yang ada di dalamnya terlihat lebih santai dari yang dibayangkan sebelumnya. Bahkan ketika berjalan jalan untuk menjelajah isi platform terdapat fasilitas olahraga dan hiburan yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan dan hiburan. Namun yang paling mengagumnkan dari ini semua, adalah tentang pola hidup yang dijalankan oleh orang orang yang ada di dalamnya. Jika awalnya penulis berpikiran bahwa, para pekerja yang telah menghabiskan waktunya selam 12 jam sehari bekerja akan memanfaatkan waktu off nya untuk beristirahat atau setidaknya menghibur diri, namun terdapat beberapa orang yang sungguh mengagumkan dalam memanfaatkan waktu off mereka bekerja. Salah satunya adalah Bapak Sabid Badiawam yang sekaligus menjadi teman sekamar saya selama berada di platform.

Sebelum berlanjut, penulis akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai siapakah seorang Bapak Sabid Badiawan yang penulis ketahui. Bapak Sabid Badiawan merupakan salah satu pekerja tetap yang berada di perusahaan ini dan tampaknya sudah cukup berpengalaman bekerja pada dunia ini. Jabatan dan tugas yang dia pegang adalah sebagai pengendali (operator) dan pengawas terhadap kinerja sistem secara keseluruhan. Sebagai pengendali dan pengawas maka tanggung jawab terbesar atas kinerja sistem berada pada jabatan ini dan tentunya orang yang memegang jabatan ini.

Tanggung jawab dan jam kerja atas jabatannya memberikan penulis bayangan bahwa Beliau termasuk orang orang yang akan memanfaatkan waktu off nya untuk hal hal yang dapat menyegarkan diri, semacam hiburan atau istirahat. Namun bayangan itu tidak penulis lihat pada sosok beliau. Beliau dapat dikategorikan berbeda dengan orang lain kebanyakan. Jika orang lain banyak menghabiskan waktu off nya untuk hiburan dan istirahat, maka beliau lebih banyak menghabiskannya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.

Sebagai gambaran, tatkala ada pengajian rutin yang dilaksanakan tiap pekan, beliau mampu untuk hadir di dalam acara tersebut. Bahkan tatkala pengajian tersebut telah selesai, beliau masih bercakap cakap dengan Pak Ustadz (yang sengaja didatangkan dari daratan) membicarakan berbagai hal padahal hari sudah semakin larut. Lalu ketika hampir sebagian besar orang yang ada tertidur untuk istirahat, penulis menyaksikan beliau sibuk dengan membaca Al Qur'an ataupun solat malam menjelang subuh. Selain itu, beliau juga cukup rajin dalam berolahraga selesai jam kerja dan membuat kesan bahwa beliau memiliki stamina yang luar biasa. Bahkan selama penulis melaksanakan kegiatan disana dan tinggal dalam satu kamar yang sama, penulis jarang sekali bertemu dengan beliau apalagi melakukan komunikasi secara intensif dengan beliau.

Sungguh luar biasa, begitulah yang tercermin di pikiran penulis atas kegiatan yang dilakukan oleh beliau. Sikap dan cara berbicaranya yang hangat, bersahabat, dan terbuka membuat penulis pun sangat senang untuk berbicara dan menggali ilmu yang ada. Namun frekuensi pertemuan dan kesempatan yang diberikan ternyata taka mampu untuk menggali lebih banyak mengenai beliau. Dikarenakan tugas dan tanggung jawab pekerjaan dan juga kesibukan beliau sehingga kesempatan emas untuk menggali beliau lebih dalam tidak dapat terlaksana.

Setidaknya beliau telah mampu mengubah pandangan penulis mengenai sikap hidup penulis sebagai manusia. Walaupun memiliki tanggung jawab dan kerja yang luar biasa ternyata beliau masih sanggup untuk melakukan banyak sekali aktifitas yang bermakna setelahnya. Bahkan beliau memberikan contoh untuk dapat menggabungkan antara aspek duniawi dan rohani. Dengan tingkat penghasilan yang cukup tinggi, tampaknya orang seperti beliau bagaikan "permata" di tengah lautan, dan penulis berbangga hati pernah melihat "permata" tersebut secara langsung.

Barakallahu, semoga apa yang beliau kerjakan akan terus istiqomah dalam keseharian hariannya.

-- A.S.H --

Friday, July 31, 2009

Ergonomic

Pernah kebayang kah mengenai kesalahan posisi pada saat kita duduk dan melakukakan kegiatan yang tidak banyak bergerak dan lebih terkesan ke arah gerakan yang monoton. Ternyata hal ini jika dijalankan secara terus menerus bisa berbahaya juga bagi kesehatan kita. Dampak ini bener bener terasa pada saat saya mengalami kegiatan Kerja Praktek. Dengan kegiatan yang lebih banyak dihabiskan untuk duduk di depan komputer, secara otomatis anggota tubuh tidak banyak bergerak terlebih lagi apabila posisi duduk yang tidak tepat, maka dapat dipastikan setelah bekerja akan ada bagian tubuh yang terasa tidak enak.

Memang dengan iklim kerja di kantoran yang lebih banyak dihabiskan untuk sedikit pergerakan bagi bagian badan, kita harus tetap menjaga kesehatan tubuh kita. Oleh karenanya, beberapa pemanasan dan peregangan sebelum dan pada waktu waktu tertentu sangat dibutuhkan. Terutama lagi posisi tubuh kita pada saat bekerja, ini menjadi faktor kunci untuk dapat menjaga kesehatan tubuh selama kita bekerja. Semua hal tersebut sudah dipelajari dan dibuat menjadi salah satu prosedur yang cukup menarik dan sering disebut dengan istilah Ergonomic.

Dalam ergonomic terdapat dua bagian pokok yaitu mengenai posisi badan pada saat bekerja dan peregangan/pemanasan untuk angota tubuh. Secara umum, untuk posisi badan, maka sikap yang seharusnya dilakukan adalah memposisikan badan ktia untuk senyaman mungkin, dimana posisi badan yang tegap, kaki yang menapak sempurna, jarak keyboard dan mouse yang ideal merupakan parameter parameter yang ada didalamnya. Hal ini walaupun terlihat sederhana namun memiliki manfaat yang luar biasa, bahkan saya sudah merasakannya sendiri

Sementara itu bagian kedua adalah mengenai pemanasan dan peregangan pada anggota tubuh. Selama kita bekerja di depan komputer, maka dipastikan anggota badan yang aktif bekerja adalah jari jari tangan kita, atau mungkin juga leher kita (untuk ngintip ngintip kesana kemari jika bos lagi ga ngecek,hehe) tapi untuk bagian yang lain pastinya akan lebih sulit untuk digerakkan. Karenanya dibutuhkan gerakan gerakan untuk menghindari ketegangan pada bagian bagian tubuh kita. Ini dapat dilakukan pada periode waktu tertentu dengan durasi yang tidak terlalu lama, hanya beberapa menit. Beberapa bagian yang perlu untuk kita regangkan adalah seputar leher dan kepala (karena lebih banyak untuk melihat ke arah monitor), tangan dan bahu, serta kaki dan telapak kaki. Semuanya dapat dilakukan dengan variasi gerakan yang berbeda, namun dengan tujuan yang sama untuk dapat meregangkan otot dan saraf pada bagian bagian tersebut.

Pada tulisan kali ini saya membatasi tulisan ini pada penejasan umum tentang Ergonomic, mengenai beberapa gerakan yang ada didalamnya mungkin akan dijelaskan lain kali.

-- A.S.H --

Sunday, June 21, 2009

Terima Kasih

Terima kasih dan syukur teman/sahabat

Kita tak akan pernah tahu kapan kita akan mendapatkan sebuah pelajaran. Pelajaran yang benar benar dapat masuk dalam hati dan pikiran kita.

Terkadang setelah mendapatkan pelajaran berharga itu, hati kita bergerak untuk dapat memanfaatkan waktu yang ada dengan lebih baik lagi. Bekerja lebih profesional lagi. Bermimpi lebih tinggi lagi. Bersyukur lebih dalam lagi.

Namun adakalanya waktu berkata "jahat", seringkali waktu membiaskan niat yang sudah baik itu dan menjerembabkan kita dalam lubang yang sama untuk berulang kali. Kembali kepada keadaan "normal" yang biasa saja sehinngga dorongan untuk dapat melakukan hal hal yang sudah diniatkan itu menjadi terurungkan.

Atau mungkin terlalu naif untuk dapat menyalahkan waktu, apkah memang ia "jahat", atau ada kemungkinan yang lain. Mungkin karena arogansi sehingga justifikasi waktu itu "jahat" dapat diterima. Tapi bisa jadi bahwa hati dan keseluruhan diri manusia sendirilah yang "jahat". Karena bukankah setan itu mengalir dalam aliran darah manusia.

Tak perlu lah panjang lebar untuk menyoalkan siapa yang salah, bukan suatu sikap bijak dan pemberani untuk bersikap seperti itu. Tampaknya akan jauh lebih baik jika niat yang sudah dipersiapkan itu kembali kita susun kembali dan dijalankan dengan lebih terencana, rinci, dan terpenting adalah bermakna

Terima kasih untuk seorang teman dan juga shaabat yang telah meluangkan waktu untuk dapat bertemu dan berbincang walau tuk sejenak. Pertemuan yang dapat mengembalikan kesegaran terhadap kegersangan jiwa.

Terima kasih temang atas pertemuan hari ini
dan Alhamdulillah syukur pada Mu

-- A.S.H --

Monday, June 15, 2009

Memahami Dasar Segala Sesuatu

Manusia bergerak karena dikendalikan oleh pikiran, sesuatu yang abstrak namun dapat dipahami keberadaannya. Dipahami karena dapat tersirat oleh tindakan yang dilakukan oleh raganya.

Namun apakah tindakan yang dilakukan adalah tindakan yang sesuai dengan diri kita, karena seringkali apa yang kita lakukan pasti mengganjal pada pikiran kita.

Mengganjal karena tindakan yang kita lakukan merupakan tindakan setengah hati, atau di bawahnya. Tindakan tanpa keinginan dari diri kita sepenuhnya.

Walau dengan tindakan yang kita lakukan "dirasa" bermanfaat atau merupakan kebaikan, namun tetap bukan merupakan tindakan yang sepenuhnya kita kerjakan.

Yang harus dicermati adalah segala tindakan pasti memiliki filosofi yang ada di belakangnya. Filosofi yang menjadi dasar dan pusat timbangan atas segala sesuatu.

Dasar ini bersifat subjektif bagi tiap orang, namun pada satu titik pasti memiliki kesamaan antara yang satu dengan yang lainnya.

Pemahaman terhadap dasar inilah yang menjadikan tindakan kita akan "sreg" dengan kita atau tidak, dan akan menjadi ciri kita selanjutnya.

Oleh karenanya pahamilah segala sesuatu mulai dari dasarnya, PAHAMI bukan hanya untuk diketahui sesaat dan dilupakan pada kesempatan lain

Karena memang segala sesuatunya memiliki dasar, dan itu lah ciri apakah seseorang merupakan seseorang yang kuat atau merupakan yang lemah.

Sunday, May 10, 2009

Berpolitik yang Cerdas

catatan : merupakan resume atas kegiatan seminar dengan Pro Eko Prasojo

Berpolitik yang Cerdas

Tahun 2009 ini Indonesia akan menghadapi sebuah acara besar yang akan mempengaruhi kehidupan bangsa dan negara Indonesia selama 5 tahun ke depan. Sebuah perhelatan akbar yang diikuti sebagian besar bangsa Indonesia dan sebuah momentum yang diharpakan dapat memberikan perubahan yang baik untuk masa depan dibandingkan kemunduran yang sudah dicapai. Sebuah pesta demokrasi terbesar yang menyedot banyak sumber daya Indonesia dengan label PEMILU.

PEMILU pada dasarnya merupakan sebuah alat dan prasarana dalam mewujdukan demokrasi di dalam suatu negara. Di dalam demokrasi sendiri terdapat prinsip kekuasaan ada di tangan rakyat, hal ini pada tataran teknis dapat menjelma menjadi sebuah mekanisme dimana pilihan terhadap para pemimpin bangsa dan negara berdasarkan pada hasil pilihan terbanyak. Akibatnya PEMILU sebagai wadah dalam menentukan para pemimpin bangsa akan sangat diwarnai oleh adanya permainan untuk mencari popularitas agar terpilih untuk dapat menjadi pemimpin.

Dalam tata urutan di Negara Indonesia, PEMILU menjadi salah satu bagian fundamental dalam keberlangsungan Negara. Hal ini dapat kita gambarkan dalam bagan berikut :

Pada bagan tersebut terlihat jelas bahwa proses PEMILU merupakan awalan dalam menentukan para pengemban sistem ketatanegaraan di negara Indonesia. PEMILU menentukan para pemimpin dan wakil masyarakat dalam bidang eksekutif dan legislatif yang nantinya diharapkan membuat kesetimbangan dan keadilan ekonomi, sosial, dan banyak bidang lainnya.

Meskipun peran PEMILU menjadi awalan dalam menentukan para pemimpin, namun perpolitikan di Indonesia merupakan salah satu bagian utama dalam membentuk keseimbangan ekonomi dan sosial. Selain mencermati akan proses PEMILU itu sendiri, maka menelaah tentang perpolitikan yang ada di Indonesia akan dapat membantu kita dalam mengetahui dan menganalisa permasalahan yang ada serta memperbaiki masalah tersebut. Hal ini dapat kita lihat dimana perpolitikan yang baik pada suatu negara akan sinergi dengan tingkat ekonomi dan sosial yang baik pula.

Dalam menelaah sistem perpolitikan yang ada di Indonesia, maka akan terdapat banyak permasalahan yang ada di dalamnya. Walupun pada sistem perpolitikan Indonesia yang ada pada saat ini memiliki kelebihan dan keuntungan namun dilain pihak sistem perpolitikan sekarang ini memiliki beberapa permasalahan dan seharusnya dapat menjadi salah bagian yang dapat diperbaiki pada masa yang akan datang.

Menurut Prof Eko terdapat beberapa permasalahan yang ada pada sistem perpolitikan di Indonesia, permasalahan itu antara lain :

Ø Sistem presidensial tidak berjalan dengan baik

Maksud dari sistem presidensial yang tidak berjalan baik ini dikarenakan penyelenggaran pemerintahan yang ada bukanlah berdasarkan murni akan kualitas dan kapasitas terhadap bidang yang dipimpinnya akan tetapi banyak dicampuri akan pengaruh politik dan pembagian posisi dari para pemenang politik.

Ø DPR tidak memiliki posisi yang kuat dalam fungsinya untuk “check & balance” terhadap presiden

DPR yang merupakan representasi dari rakyat dalam bidang legislatif, sebenarnya memiliki wewenang yang tinggi dalam mengatur negara, dimana salah satunya adalah fungsi “check & balance” terhadap presiden. Namun yang terjadi saat ini, karena unsur politik dan anggota DPR berasal dari bermacam partai politik sehingga fungsi ini tidak berjalan dengan baik

Ø DPD tidak berfungsi secara efektif (bahkan cenderung tidak berfungsi)

DPD secara umum hanya memiliki wewenang yang kecil jika dibandingkan dengan DPR. Hal ini dapat dilihat pada permasalahan pembuatan Undang - Undang (UU), dimana peran DPD hanya dibatasi pada tahapan – tahapan awal dan tidak diikutsertakan pada tahap finalisasi

Ø Fungsi partai politik yang tidak seharunsya

Fungsi partai politik pada dasarnya terdiri dari 3 komponen utama, yaitu :pendidikan politik, mengartikulasikan kepentingan, dan mengintegrasikan kepentingan. Akan tetapi 3 peran penting partai tersebut tidak dapat berjlan baik karena setiap partai lebih mementingkan terhadap keuntunganya pribadi

Ø Pada sisi kelembagaan, MPR menimbulkan pertanyaan (dibandingkan dengan adanya “join session”)

MPR yang anggotanya merupakan gabungan antara DPR dan beberapa unsur lainnya, dirasa kurang tepat ketika dijadikan menjadi sebuah lembaga. Fungsi ini terasa lebih efektif jika digantikan dengan join session.

Sementara itu terdapat beberapa faktor yang juga turut serta menjadi permasalahan politik di Indonesia, antara lain :

Ø Biaya PEMILU yang mahal

Dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang besar, Pemilu yang dilakukan akan menelan banyak sumber daya yang ada, dimana salah satunya adalah masalah pembiayaan. Tercatat sudah ratusan triliun rupiah dikeluarkan untuk menjalankan proses PEMILU sejak tahun 2000.

Ø Tensi politik yang tinggi dalam pemerintahan

Karena pemerintahan terdiri dari berbagai partai politik maka akan terdapat tensi politik yang tinggi dalam pemerintahan.

Ø Kooptasi birokrasi oleh partai

Pengisian struktur kepemimpinan yang dilakukan tidak berlandaskan terhadap aspek kemampuan dan kualitas namun berdasar dari pembagian posisi terhadap partai politik pendukung

Ø Shadow government.

Shadow government ini mengindikasikan adanya faktor yang mempengaruhi keputusan dan kebijakan yang dijalankan oleh pemerintah.

Ø Kapitalisasi politik dan ekonomi

Pemahaman akan sistem politik yang ada di negara ini menjadi salah satu modal berharga bagi kita dalam memperhitungkan masa yang akan datang. Mengingat beberapa saat lagi akan bergulir PEMILU maka diharapkan kita mampu berpikir secara jernih dan matang dalam menentukan siapakah yang pantas untuk memimpin negara ini. Hal ini semoga dapat menjadi sebuah pencerahan bagi kita semua dalam bersikap dan turut andil dalam perbaikan bangsa ini.

- - A.S.H - -

Tips Mengolah Waktu

cat :
didapat dari sebuah web/blog yang cukup aplikatif isinya untuk diterapkan


Terapkanlah sebuah kebiasaan ini: MENGERJAKAN YANG TERPENTING
SEKARANG. Segera tentukan mana yang terpenting sekarang ini, dan
langsung praktek kan untuk TETAP FOKUS pada hal itu ke dalam
kehidupan kerja Anda.

Beberapa langkah sederhana ini bisa membantu Anda, agar sukses
mengelola waktu:

TETAPKAN SASARAN ANDA DENGAN JELAS

# Buat rencana terinci dan pastikan bahwa Anda paham untuk
mencapainya. Tanpa kejelasan dan rincian pada rencana Anda...maka
bersiaplah untuk bingung sendiri.

URAIKAN SASARAN & TETAPKAN PRIORITAS ANDA

# Ingatlah fakta ini: "Sasaran adalah jumlah dari berbagai tugas!"
Oleh karena itu, untuk mencapai sasaran, Anda harus menguraikannya
menjadi beberapa tugas, kemudian mengaturnya menurut urutan prioritas.

TINJAULAH KEMBALI PRIORITAS ANDA

# Perlu dipahami di sini, bahwa "Life will never be the same...Life
is changing". Sehingga sangat tidak mungkin untuk meramalkan apa yang
akan terjadi nanti. Hampir dapat dipastikan, bahwa akan timbul
sesuatu yang memaksakan PENGATURAN KEMBALI dari PRIORITAS pada hari
itu. Nah, Anda harus berjaga-jaga terhadap kemungkinan tersebut.
Setiap hari hendaknya Anda menyusun daftar prioritas Anda, dan
tinjaulah kembali sesuai dengan kemajuan selama ini.

PERIKSALAH KEBERHASILAN ANDA

# Selalu periksalah di akhir hari, sampai dimana Anda sudah berhasil
mengelola waktu. Lihatlah daftar prioritas terakhir Anda, yang paling
akurat!

ORGANISASIKAN DIRI ANDA

# Pastikan, bahwa Anda memiliki KETRAMPILAN ORGANISASIONAL yang sudah
memadai. Kembangkanlah ketrampilan ini secara berkesinambungan. Dan,
Anda bisa melatihnya lewat beberapa petunjuk mendasar ini:

@ Selalu membuat Catatan: Jangan hanya bergantung pada ingatan Anda.
Tulislah informasi penting, dan simpan di tempat yang pasti Anda
lihat.

@ Sentuhlah Catatan Anda & Periksalah: Kertas catatan dalam bentuk
surat, dokumen, laporan dsb; tidak dimaksudkan intik didiamkan saja
tergeletak tanpa makna...di atas meja Anda. Meja Anda hanya
sebagai "pemberhentian sementara". Oleh karena itu, tentukan tujuan
akhir dari setiap kertas catatan Anda...untuk ditindak-lanjuti atau
dibuang ke tempat sampah!

@ Sikapi Gangguan secara positif: Anda harus belajar untuk hidup
dengan dan menangani gangguan. Gangguan adalah bagian yang tetap dan
tidak dapat dipisahkan dari kehidupan ini. Pertimbangkanlah kegunaan
dari setiap gangguan itu sendiri. Cobalah selalu mengkaji
prioritasnya! Misalnya saat Anda bekerja, kemudian ada telepon
masuk...cobalah pikirkan, apakah telepon masuk tersebut sangat
penting dan berkaitan dengan pekerjaan Anda? Jika tidak
penting...singkat saja pembicaraan telepon Anda.

So, memang manajemen waktu sangat berguna bagi peningkatan kualitas
hidup kita secara keseluruhan.


Wuryanano
http://wuryanano. wordpress. com/
http://wuryanano. com/